Ekspedisi Sumber Mata Air di Wonosalam - Jombang
Kegiatan Ekspedisi Sumber Mata Air (SMA) pada 17-19 November 2024 di Wonosalam ini bertujuan untuk monitoring keberadaan sumber mata air yang telah teridentifikasi secara partisipatif dengan jumlah tidak kurang dari 73 (tujuh puluh tiga SMA) di 8 desa di Kecamatan Wonosalam. Proses pengambilan uji air dilakukan oleh konsultan CV. Reka Inti Sarana yang di percaya oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang dengan informasi yang ingin dicapai antara lain :
- Letak digital keberadaan sumber mata air
- Suhu air
- Debit
- Ph air
- TDS { total dissoledl solids)
- Tutupan lahan
Kegiatan ini dengan cara mendatangi tiap titik keberadaan sumber air tersebut dengan didampingi oleh masyarakat sekitar/perangkat desa dan pemerhati lingkungan. KPHRSS berkesempatan mendampingi kegiatan ini.
Kegiatan ini juga menemukan keberadan sumber mata air yang awalnya belum teridentifikasi , hal ini menjukan bahwa jumlah sumber mata air di Kecamatan Wonosalam masih banyak , seluruh mata air tersebut dimanfaatkan oleh Masyarakat sekitar untuk mencukupi kebutuhan air bersih dan ada yang di manfaat oleh PDAM Jombang .
Harapanya data tersebut kedepanya sebagai acuan pihak yang terkait untuk menentukan Langkah pengeloaan yang tepat .
Peran Masyarakat dan pihak terkait sangat diperlukan untuk menjaga keberadaan, kelestarian , dan kemanfaatan sumber mata air.
KPHRSS
KPHRSS Lakukan Diskusi Bersama Pemangku Kepentingan Taman Nasional Gunung Merbabu dalam Kajian Land
Training Standar Pengelolaan Hutan Lestari KPHRSS & GAPOKTAN SARIMULYO bersama SAMPOERNA KAYOE
Pelatihan Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Sengon bersama UPN Veteran Jawa Timur
Penggunaan APD dalam Kegiatan Tebang Hutan Lestari
AUDIT KELOLA HUTAN LESTARI DI KPHRSS TH 2026